Selasa, 07 Februari 2012

Awas Demam Berkepanjangan

Demam bukanlah penyakit, melainkan suatu gejala bahwa tubuh kita sedang berusaha memerangi kuman penyakit. Selama masa pancaroba, bibit penyakit memang kian leluasa berkeliaran di sekeliling kita. Demam biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Namun, tetaplah waspada karena demam bisa menjadi pertanda tubuh kita terserang penyakit ringan maupun serius.



Mengatasinya: Kita tidak perlu minum obat antipanas bila suhu tubuh masih di bawah 38 derajat Celsius. Pasalnya, ketika demam sebenarnya tubuh kita sedang berusaha menyingkirkan penyakit dengan “memanaskannya”. Istirahat saja yang cukup dan minum banyak cairan untuk memperlancar pengeluaran toksin dari dalam tubuh.


Kapan ke dokter? Bila kita mengalami demam tinggi dan suhu tubuh tidak juga turun meski sudah minum obat penurun demam. Jika demam berlangsung selama 3 hari, ada baiknya bila kita berinisiatif melakukan tes darah untuk mengantisipasi serangan penyakit demam berdarah.

Pencegahan: Pelihara kondisi tubuh dengan berolahraga, mengasup makanan bergizi tinggi, dan cukup beristirahat. Tekan dulu keinginan kita untuk berdiet dan berolahraga mati-matian serta dugem sampai pagi supaya stamina tubuh tetap terjaga.


STOP PRESS

Dan satu hal yang paling penting adalah minumlah XAMthonePlus, jus dari ekstrak kulit buah manggis yang memiliki kandungan super antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Rabu, 12 Januari 2011

Asap Rokok Hambat Kehamilan

Dokter Boyke....
Saya perempuan berusia 29 tahun. Dalam satu tahun terakhir ini, saya dilanda kecemasan karena tak kunjung hamil setelah 3 tahun usia perkawinan. Terus terang, saya memang perempuan karier dengan jabatan cukup tinggi di sebuah perusahaan dan juga perokok berat. Saya mulai merokok saat masih duduk di bangku kuliah dan makin parah hingga saat ini. Sehari saya bisa menghabiskan 3 bungkus rokok jenis mild. Aktivitas seksual kami tidak ada masalah, bahkan boleh dibilang cukup "hot" karena kami melakukannya rata-rata 3 kali seminggu dengan kualitas hubungan yang luar biasa. Artinya, kami berdua sama-sama selalu bisa mencapai puncak. Namun, sebagai pasangan suami istri, kami tentu juga ingin mempunyai keturunan. Apakah ketidaksuburan ini disebabkan oleh kebiasaan saya yang suka merokok? Ataukan, karena faktor suami yang juga suka merokok? Apakah saya harus benar-benar berhenti merokok atau cukup mengurangi saja? Apakah suami juga harus berhenti merokok? Kalau boleh tahu, zat apa sih yang terkandung dalam rokok, khususnya yang menyebabkan kemandulan? Selain berhenti merokok, apa yang harus saya lakukan agar saya bisa hamil? Apakah ada vitamin khusus untuk meningkatkan kesuburan saya maupun suami? Dari banyak pengalaman pasangan suami istri lainnya yang perokok, apakah berhenti merokok benar-benar bisa memperbaiki tingkat kesuburan seseorang? Putri Ananda / Petukangan Utara, Jaksel

Jawab:
Sudah jelas tertulis dalam pernyataan bahaya merokok pada iklan maupun bungkus rokok bahwa rokok dapat menyebabkan kanker, impotensi dan kemandulan. Oleh karena itu jika ingin cepat hamil, baik suami maupun istri harus berhenti merokok. Suami yang merokok dapat menjadikan istrinya perokok pasif dan menimbulkan kesulitan hamil juga, bahkan jika wanita tersebut bisa hamil, janinnya dalam kandungan akan mengalami pertumbuhan yang terhambat. Zat-zat yang terkandung dalam rokok yang membahayakan tubuh adalah nikotin, tar, gas CO dan ratusan zat berbahaya lainnya. Beberapa ahli bahkan mengumpamakan seorang perokok sama dengan bernafas dengan hidung ditaruh pada knalpot mobil yang dinyalakan. Selain berhenti merokok, mengonsumsi makanan bergizi, berolah raga, memanaj stres yang ada, dapat meningkatkan kesuburan suami dan istri.*** Sumber : Suara Karya.

Entri Populer